Tax Amnesty Bisa Bantu Turunkan Suku Bunga Pinjaman

Tax Amnesty Bisa Bantu Turunkan Suku Bunga Pinjaman

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2016 15:43 WIB
Tax Amnesty Bisa Bantu Turunkan Suku Bunga Pinjaman
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Perusahaan pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Multifinance) belum akan menurunkan tingkat suku bunga pinjamannya. Bunga pinjaman akan disesuaikan setelah perseroan menurunkan suku bunga simpanannya.

"Seperti yang ada dalam wacana OJK, kami akan secara bertahap, pertama akan menurunkan suku bunga funding dulu. Setelah itu efisiensi kami pun mesti ditingkatkan. Setelah dua itu, baru kami bisa menurunkan bunga secara bertahap. Tapi at the end of the day, suku bunga itu tetap depend on risiko nasabah," ujar Thilagavathy Nadason, Komisaris WOM Finance yang juga Direktur Keuangan Maybank Indonesia, di Sentral Senayan III, 28th Floor, Maybank Indonesia, Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Dia menjelaskan, penurunan suku bunga pinjaman di perusahaan pembiayaan akan dilakukan manakala likuiditas di perusahaan tersebut tercukupi. Saat ini, likuiditas di perusahaan pembiayaan terbilang ketat, sehingga perlu ada kucuran likuiditas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suku bunga turun secara bertahap dan dalam hal ini kalau terdapat banyak pemutaran uang, yang out flow nya reverse jadi in flow, itu tidak akan membantu. Karena supply money kan akan meningkat. Tapi sekarang itu masih belum jalan. Agak sedikit ketat," katanya.

Adanya tax amnesty diharapkan bisa membantu likuiditas di sektor keuangan, salah satunya perusahaan pembiayaan. Saat likuiditas berlimpah, ada kemungkinan multifinance menurunkan tingkat suku bunga pinjamannya.

"Mungkin kami berharap, tax amnesty, in flow nya akan terjadi peningkatan dengan tax amnesty program, dengan peningkatan investment, itu akan membantu. Pemutaran uang, increase money supply, baru itu akan membantu menurunkan suku bunga," terang dia.

Saat ini, kata dia, belum ada pemindahan dana secara besar-besaran baik dari bank kecil ke bank besar atau pun sebaliknya akibat adanya penurunan suku bunga simpanan. Sejauh ini, pihaknya tetap memberikan suku bunga yang kompetitif terhadap pinjaman nasabah.

"Terus terang untuk bank kita, saya tidak melihat itu. Tidak banyak yang akan memindah uang besar-besar ke bank-bank yang kecil. Berdasarkan ekonomi yang sekarang, kami adalah salah satu bank yang sangat consist terhadap lending (very prudent). I think, honestly it's gonna be quite low for us. We probably just to single digit saja (pinjaman). Kita bisa growth lending dibandingkan dengan tahun kemarin. 10% will be the best I think. Karena apa? There is no much good project, and it's also very risky. Untuk tahun ini tetap prudent saja," pungkasnya. (drk/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads