"Kami juga menyiapkan cadangan sebesar Rp 1,2 triliun sehingga total sekitar Rp 4,7 triliun. Tujuannya agar masyarakat tidak kekurangan kebutuhan uang saat jelang lebaran ini," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto Ramdan Denny Prakoso, Selasa (31/5/2016).
Menurut dia, pihaknya sengaja meningkatkan kebutuhan uang pecahan kecil jelang lebaran karena pertumbuhan ekonomi di wilayah Banyumas dan sekitarnya tahun ini sangat tinggi. Bahkan diprediksi dapat melampaui jumlah yang diproyeksikan sebesar Rp 3,5 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengantisipasi lonjakan dan antrean penukaran uang pecahan kecil menjelang lebaran, pihaknya juga telah bermitra dengan 9 bank umum seperti BRI, Bank Mandiri, BNI, BCA, Bank Jateng, CIMB Niaga, Bank Panin, Bank Mega, dan Bank Muamalat untuk melayani penukaran uang baik bagi nasabah maupun non-nasabah.
"Kalau ngantrenya di BI semua bisa penuh, makanya kita pecah," ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk penukaran uang individu, BI membuat paket penukaran sebesar Rp 8 juta per hari yang terdiri dari uang pecahan kecil Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 2 ribu.
"Penukaran uang menggunakan sistem antrean yang dapat diperoleh dengan menunjukkan KTP, hal tersebut untuk mencegah masyarakat menjual penukaran uang jelang lebaran," ujarnya.
Layanan penukaran uang pecahan kecil untuk masyarakat umum di BI Purwokerto sendiri akan dibuka pada 20-30 Juni 2016 setiap hari Senin hingga Kamis mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, dan setiap hari disediakan 500 nomor antrean.
Selain membuka pelayanan penukaran uang untuk masyarakat, BI Purwokerto juga menerima penukaran uang untuk pegawai institusi dan perusahaan secara kolektif dengan mengirimkan surat resmi dari institusi atau perusahaan kepada Kantor Perwakilan BI Purwokerto dan harus diterima selambat-lambatnya satu hari sebelum penukaran.
Dia mengungkapkan, pihaknya juga berencana menggelar penukaran uang pecahan kecil dengan menggunakan mobil kas keliling ke sejumlah pasar di kota Purwokerto dan wilayah lainnya seperti Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara yang masuk dalam wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Purwokerto. (arb/drk)











































