Hal tersebut disampaikan Asisten Direktur Divisi Pengelolaan Uang Keluar, Departemen Pengedaran Uang BI, R Sugeng saat menyambangi salah satu lokasi penukaran uang di Lapangan IRTI Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (7/6/2016).
"Benar memang kami menyediakan layanan penukaran uang logam juga. Jadi masyarakat yang ingin menukarkan uang logam mereka dengan uang kertas baru, bisa datang membawa uang logam mereka dengan berbagai kondisi. Kami terima," tutur dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena, seiring berjalannya usia, uang logam biasanya akan mengalami kerusakan baik penyok hingga terkikisnya permukaan uang sehingga nominal dan tulisan dalam uang tak terbaca jelas.
"Jadi daripada disimpan saja, kan bisa ditukarkan dengan uang yang lebih layak fisiknya," tutur dia.
Penukaran uang logam tidak dibatasi jumlahnya.
"Kita tidak membatasi, tapi tahun lalu kisarannya mereka menukar Rp 2-3 juta sekali penukaran. Paling banyak di pecahan Rp 500 dan Rp 1.000," ungkapnya.
Hari ini, puluhan masyarakat tampak antre di Lapangan IRTI Monumen Nasional (Monas), tepatnya di sisi Selatan di dekat kawasan komersial. Di lapangan IRTI Monas, BI membuka layanan setiap hari.
"Bagi masyarakat yang ingin melakukan penukaran, kami membuka layanan dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Dari tanggal 6 -30 Juni," pungkas dia. (dna/drk)











































