Jelang Pertemuan The Fed, Rupiah Terus Tertekan
Selasa, 22 Mar 2005 09:15 WIB
Jakarta - Nilai tukar Rupiah pada Selasa (22/3/2005 diprediksi masih akan tertekan menyusul kuatnya posisi dolar AS menjelang pertemuan Federal Reserve. Dalam pertemuan yang akan berlangsung Selasa waktu setempat ini, suku bunga AS diyakini akan kembali naik. Tercatat pada pagi ini Rupiah sudah melemah hingga level Rp 9.395 per dolar AS. Sementara pada penutupan perdagangannya kemarin, Rupiah ditutup melemah hingga menembus level Rp 9.400 per dolar AS. Namun demikian pelaku pasar meyakini, Bank Indonesia akan masuk dan melakukan intervensi jika Rupiah terus melemah dan menembus level Rp 9.400 per dolar AS. Dolar AS sendiri terus menguat posisinya terhadap Euro dan Yen Jepang untuk mengatisipasi kenaikan suku bunga dalam pertemuan Federal Reserve. Euro terpantau melemah ke 1,3164 dolar dari posisi penutupan sebelumnya 1,3321. Sementara dolar juga menguat terhadap Yen yakni menjadi 105,16 yen dari posisi sebelumnya 104,75 Yen.
(qom/)











































