Persiapan dilakukan dari sisi arus mudik maupun arus balik.
"Untuk mengantisipasi mudik lebaran mudik tahun ini, Angkasa Pura I telah melakukan beberapa upaya, yaitu pembentukan posko koordinasi, peningkatan layanan, keamanan, keselamatan penerbangan," kata Nugroho Jati, Kepala Grup Pelayanan Bandara AP I dalam konferensi pers di NAM Center, Kantor Pusat AP I, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Estimasi puncak kepadatan penumpang arus mudik lebaran 2016 adalah H-5 sampai dengan sementara untuk review arus balik adalah H+3 hingga H+4," jelasnya.
Posko terbagi menjadi dua kategori, yaitu tingkat pusat (posko monitoring) dan tingkat cabang (terpadu). Dalam pembentukan tim posko terpadu, AP I berkoordinasi dengan pihak eksternal seperti Otoritas Bandara, TNI, Polri, hingga ground handling dan airlines.
Setiap posko terpadu di bandara dilengkapi dengan jaringan CCTV yang terkoneksi dengan posko nasional di Kementerian Perhubungan yang beroperasi mulai H-12 (24 Juni 2016) hingga H+10 (17 Juli 2016).
AP I juga telah mengaktifkan call center 172 pada 13 bandara. Ini akan menjadi bentuk pelayanan langsung kepada pengguna jasa, di samping juga email cc172@ap1.co.id, facebook: AngkasaPura 172 dan twitter : @angkasapura172.
Posisi call center terletak di Bandara Juanda, Surabaya. Call center ini beroperasi selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dengan personel sebanyak 20 orang.
"Ini implementasi untuk peningkatan service sistem dengan cara memberikan akses yang luas kepada pengguna jasa baik untuk mendapatkan informasi dan memberikan saran," papar Jati. (mkl/feb)











































