Laba BNI Naik 272 Persen 2004
Selasa, 22 Mar 2005 10:21 WIB
Jakarta - PT BNI tbk mencatat laba bersih tahun 2004 sebesar Rp 3,086 triliun atau naik 272 persen dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 829 miliar. Kenaikan laba bersih ini seiring dengan meningkatnya pendapatan bunga bersih tahun 2004 sebesar Rp 6,885 triliun atau naik 37,64 persen dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 5,002 triliun.Demikian penjelasan draf materi paparan publik BNI yang disampaikan corporate secretary Maruli Pohan kepada BEJ, Selasa (22/3/2005). Paparan publik sendiri rencananya akan digelar besok di Hotel Shangri La, pukul 11.00 WIB.Meski demikian, untuk total pendapatan bunga BNI turun 10 persen di tahun 2004 dari Rp 12,864 triliun menjadi Rp 11,578 triliun. Penurunan pendapatan itu terutama dari menurunnya pendapatan bunga obligasi pemerintah yang di tahun 2004 hanya sebesar Rp 3,6 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 5,182 triliun. BNI juga mencatat total dana pihak ketiga tahun 2004 sebesar Rp 105,014 triliun, yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 105,258 triliun. Fee based Income tahun 2004 juga mengalami kenaikan menjadi Rp 2,86 triliun dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,108 triliun. Kinerja keuangan lainnya adalah CAR 17,96 persen sementara tahun 2003 sebesar 18,16 persen, NLP gross 4,43 persen dan NPL nett 1,43 persen serta LDR 55,11 persen. Untuk LDR ini naik dibandingkan tahun 2003 yang tercatat 44,03 persen.Untuk tahun 2005, BNI menargetkan laba bersih sebesar Rp 2,537 triliun yang lebih kecil dari tahun 2004 karena pada tahun 2005, perseroan memiliki beban pajak yang diperkirakan mencapai Rp 1,087 triliun. Untuk pendapatan bunga bersih tahun 2005 diperkirakan mencapai Rp 7,886 triliun dengan fee based income Rp 2,654 triliun. BNI tahun 2005 juga berupaya menjaga CAR 18,1 persen, NPL Gross 4,3 persen, NPL nett 0,3 persen dan LDR 61,9 persen.
(qom/)











































