BNI Usulkan Dividen 2004 40-50 Persen Laba bersih
Rabu, 23 Mar 2005 13:17 WIB
Jakarta - PT BNI tbk mengusulkan pembagian dividen untuk tahun buku 2004 sebesar 40-50 persen dari laba bersih tahun 2004 sebesar Rp 3,14 triliun. Dividen itu akan diusulkan dalam RUPS April mendatang. "Biasanya kita mengusulkan dividen sebesar 40-50 persen. Tapi itu juga tergantung dari permintaan pemegang saham mayoritas dalam hal ini pemerintah," kata Dirut BNI Sigit Pramono dalam paparan publik di Hotel Shangri La, Jakarta, Rabu (23/3/2005).Sigit juga menjelaskan, laba bersih tahun 2004 yang mengalami kenaikan significan 278,2 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 289 miliar telah melampaui rencana target laba bersih Rp 3 triliun. Menurut Sigit, hal ini mencerminkan kinerja yangt membaik setelah kasus L/C bodong. Untuk tahun 2005, perseroan memproyeksikan kenaikan kredit sebesar 25 persen dibanding tahun 2003 yang sebesar Rp 57,9 triliun. Kenaikan kredit ini diharapkan dananya berasal dari pinjaman sub ordinasi yang diterbitkan BNI sebesar US$ 200-300 juta pada semester I 2005. Selain itu, dana pihak ketiga diharapkan naik 10 persen dibandingkan tahun 2004 yang sebesar Rp 105,01 triliun. Sedangkan obligasi pemerintah diharapkan bisa turun sebesar 10 persen dibanding tahun 2004 yang sebesar Rp 33,7 triliun. Namun untuk laba bersih tahun 2005 diperkirakan turun karena mulai tahun 2005 BNI harus membayar pajak pasca selesainya rekapitalisasi perbankan yang besarnya 30 persen dari laba sebelum pajak.Sigit juga menjelaskan, saat ini fokus BNI adalah akuisisi BTN. Dan jika berhasil dilaksanakan, maka BNI akan merevisi rencana kerja dan proyeksi tahun 2005. "Kita optimis terhadap proposal yang diajukan ke pemerintah. Tapi kalau gagal, BNI masih punya plan B," demikian Sigit Pramono.
(qom/)











































