Demikian diungkapkan Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, saat halalbihalal di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/7/2016).
"Pertumbuhan ekonomi di kuartal II itu kita lihat kemarin mungkin sedikit lebih baik dibanding kuartal I, tapi mungkin tidak sampai 5%," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu juga dengan investasi yang belum tumbuh dengan signifikan. "Ini memang karena ekspor masih lemah dan investasi masih lemah," imbuhnya.
Sementara itu faktor pendorong perekonomian masih berasal dari konsumsi rumah tangga. Terutama adanya realisasi gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang cair menjelang lebaran.
"Ekonomi Indonesia tertolong oleh suasana lebaran karena banyak masyarakatnya yang menggunakan gaji ke-13, ke-14. Kita perkirakan ini akan baik untuk ekonomi Indonesia," tukasnya. (mkl/wdl)











































