BTN Bidik Dana Repatriasi Tax Amnesty Rp 50 Triliun

BTN Bidik Dana Repatriasi Tax Amnesty Rp 50 Triliun

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 20 Jul 2016 14:07 WIB
BTN Bidik Dana Repatriasi Tax Amnesty Rp 50 Triliun
Foto: Dana Aditiasari-detikFinance
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membidik Rp 50 triliun dana repatriasi hasil pengampunan pajak alias tax amnesty. Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, sekitar Rp 10 triliun akan diserap dalam bentuk Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP).

EBA SP merupakan instrumen investasi berbentuk partisipasi pendanaan dengan agunan aset pembiayaan. Secara sederhana, EBA SP adalah surat utang dengan jaminan rumah yang masih dalam proses kredit pemilikan rumah (KPR).

"Tax amnesty, kami telah siapkan sendiri setelah penunjukan sebagai bank persepsi. Kami akan melakukan penampungan sekita Rp 50 triliun selama periode tax amnesty. Sebanyak Rp 10 triliun di EBA SP," kata Maryono ditemui di Kantor Pusat BTN, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain EBA SP, BTN juga menyiapkan instrumen investasi lain untuk menampung dana tax amnesty. Dari mulai simpanan biasa seperti tabungan, deposito dan giro.

Kemudian juga instrumen investasi lain yang memberikan imbal hasil lebih tinggi. "Seperti obligasi, NCD (negotiable cetificate of deposit) dan EBA SP," sambung dia.


Tawarkan Imbal Hasil 10-12%

Maryono mengajak Pengembang atau pun pengusaha di sektor Properti yang selama ini memarkir dananya di luar negeri untuk mengikuti program tax amnesty ini.

"Pengembang ini kan orang kaya yang mungkin dananya selama ini parkir di luar negeri seperti Hong Kong atau Singapura. Ayo bawa dananya kembali ke dalam negeri. BTN akan menampung," tutur dia.

BTN menawarkan imbal hasil untuk produk investasi seperti Obligasi, NCD dan EBA SP pada rentang yang menarik.

"Akan disesuaikan dengan perkembangan ekonomi. Tapi mungkin sekitar 10-12%. Itu di menarik sekali," tutur dia.

Sekedar gambaran, rata-rata bunga tabungan perbankan di Indonesia sekitar 1-2%, sementara bunga deposito sekitar 6-8%. (dna/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads