Kredit Bermasalah BNI Naik Jadi 3%, Ini Sebabnya

Kredit Bermasalah BNI Naik Jadi 3%, Ini Sebabnya

Dina Rayanti - detikFinance
Jumat, 22 Jul 2016 18:52 WIB
Kredit Bermasalah BNI Naik Jadi 3%, Ini Sebabnya
Foto: Ari Saputra
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) menjadi 3% dari sebelumnya 2,7% pada Desember 2015.

Kenaikan ini disebabkan karena salah satu nasabah besar yang menunggak membayar kredit.

"Ada satu debitur kita Trikomsel (nunggak), akhirnya di semester ini tidak bisa kita pertahankan, jumlahnya signifikan Rp 1,3 triliun," ujar Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni, di Gedung BRI, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ia menargetkan, NPL akan turun di akhir tahun 2016 di bawah 3% dengan merestrukturisasi kredit yang memburuk dan membentuk cadangan dana lebih tinggi.

"Kalau data kami 3% ini angka NPL tertinggi, kita perkirakan NPL akan makin menurun, apalagi di BNI kita tahun lalu sudah mulai penanganan NPL, kita sudah teliti, dan langsung kita terapkan kebijakan konservatif pro aktif, terhadap kredit-kredit yang sekiranya akan memburuk secepatnya, kita restrukturisasi, pro aktifnya kita bentuk cadangan lebih tinggi," ujar Baiquni. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads