Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Jul 2016 17:58 WIB

Bisnis Multifinance Lesu, Pembiayaan Adira Finance Turun 8% Jadi Rp 44 T

Yulida Medistiara - detikFinance
Foto: Bagus Kurniawan Foto: Bagus Kurniawan
Jakarta - Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan nasional untuk kendaraan roda dua turun 7% dan untuk kendaraan roda empat tumbuh 1% di semester I-2016 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal tersebut berimbas pada bisnis perseroan. Pembiayaan kendaraan bermotor dan barang konsumen melalui PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) turun 8% pada akhir semester I-2016 dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 44,6 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Keuangan Danamon Vera Eve Lim dalam paparan kinerja Bank Danamon di Menara Danamon, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Namun, secara kuartalan, Adira Finance membukukan pertumbuhan pembiayaan baru sebesar 14% pada kuartal II-2016 dibandingkan kuartal I-2016 menjadi Rp 7,9 triliun.

Adira Finance yang merupakan anak perusahaan Bank Danamon yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor, memberikan kontribusi terhadap kinerja induknya.

Fee based income Danamon bertumbuh sebesar 11% pada semester I-2016 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp 2,1 triliun. Pertumbuhan fee based income ini didukung oleh kontribusi fee income Adira Insurance yang tumbuh 2% menjadi Rp 431 miliar, cash management yang tumbuh 10% menjadi Rp 163 miliar, serta bancassurance yang tumbuh 15% menjadi Rp 136 miliar. (drk/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com