Kebijakan pemangkasan suku bunga acuan ini dilakukan untuk mendorong perekonomian yang tertahan laju deflasi, dan juga mata uang yang terlalu menguat.
"Misi dari Reserve Bank jelas menghindari inflasi yang mendekati 0%, seperti yang terjadi di negara lain. Bila inflasi rendah dan suku bunga tidak dipangkas, maka dolar Australia akan menguat," kata Ekonom, Shane Oliver, dilansir dari Reuters, Selasa (2/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dewan gubernur menilai bahwa prospek pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan inflasi yang sesuai target, akan terus membaik seiring dengan kebijakan moneter yang diputuskan," kata Stevens.
Negara tetangga Australia, Selandia Baru, sudah masuk dalam perangkap perlambatan ekonomi, dengan inflasi yang hanya 0,4%. Bank sentral negara tersebut berada di bawah tekanan untuk memangkas suku bunga acuan pada rapat dewan gubernurnya pekan depan. (wdl/drk)











































