BI: Rupiah Berpotensi Menguat, Kami Tidak Biarkan Terlalu Jauh

BI: Rupiah Berpotensi Menguat, Kami Tidak Biarkan Terlalu Jauh

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 08 Agu 2016 15:10 WIB
BI: Rupiah Berpotensi Menguat, Kami Tidak Biarkan Terlalu Jauh
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Arus dana asing yang masuk ke dalam negeri masih cukup deras. Akan tetapi, nilai tukar rupiah tidak menunjukkan penguatan yang signifikan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung bergerak pada level Rp 13.100/US$.

Bank Indonesia (BI) memang menginginkan agar rupiah tidak terlalu menguat dan bergerak sesuai fundamental.

"Dana yang masuk minggu lalu sekitar Rp 130 triliun. Dengan aliran dana yang semakin besar, ada potensi rupiah menguat," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo di kantornya, Jakarta, Senin (8/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akan tetapi BI akan jaga stabilisasi kurs. Meski menguat, kami tidak biarkan terlalu jauh dari yang menurut level cukup wajar dari sisi fundamental," jelasnya.

Besarnya dana asing yang masuk ke dalam negeri didorong oleh dua faktor. Sisi eksternal, yakni kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) dimungkinkan tidak akan terealisasi sampai dengan akhir tahun.

Kemudian dari sisi internal, ada sentimen positif yang muncul pada investor setelah kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty diberlakukan dan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II yang di atas ekspektasi, yaitu 5,18%.

"Penempatan investasi Indonesia termasuk yang menarik bukan hanya suku bunga tapi juga prospek ekonomi dan aliran tax amnesty," tukasnya. (mkl/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads