Pada tahun 2015, total transaksi kartu kredit BNI Corporate Card di dalam dan luar negeri tumbuh 141%, sementara semester I-2016 tumbuh 60% (year on year), dengan kisaran nilai transaksi lebih dari Rp 1 triliun.
"Ini indikasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali membaik," ujar Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo dalam acara penyerahan penghargaan 2015 Service Quality Performance Award dari VISA Worldwide kepada BNI di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Rabu (9/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Corporate Card ini kan size-nya lebih kepada perusahaan-perusahaan. Sekarang kurang lebih ada 500 perusahaan yang ada kerja sama. Dan sifatnya kan memang tergantung kebutuhan perusahaan. Kalau pas perusahaan lagi ada project banyak, dia tinggi, kalau tidak ada ya nggak. Siklusnya nggak bisa kita tebak. Kalau individu kan bisa kita tebak. Lebaran, liburan, Natal," tandasnya.
Penghargaan ini sendiri diserahkan langsung oleh President Director VISA Worldwide Indonesia, Ellyana Fuad kepada Direktur Konsumer Banking BNI, Anggoro Eko Cahyo.
Penghargaan ini merupakan yang baru pertama kali diperoleh untuk VISA South East Asia area yang meliputi Negara Indonesia, Philipina, Vietnam, dan Myanmar. Hingga saat ini, total partner BNI yang menggunakan BNI Corporate Card sudah mencapai lebih dari 500 perusahaan dan tersebar di seluruh Indonesia.
Demi mendukung pertumbuhan fee base income, Perseroan menargetkan hingga akhir tahun akan ada pertambahan sekitar 80 hingga 100 perusahaan lagi dengan jumlah kartu baru mencapai 6.500 kartu.
"Sekarang perusahaan yang sudah kerja sama untuk Corporate Card BNI kan 500 perusahaan. Kita mentargetkan sekarang dari 500-an perusahaan itu (4.000 kartu), kita akan menuju ke 6.500 kartu sampai akhir tahun. Jumlah perusahaannya mungkin sekitar 80 sampai 100 lagi," pungkasnya. (feb/feb)











































