Sempat Negatif, Neraca Pembayaran RI Kembali Surplus

Sempat Negatif, Neraca Pembayaran RI Kembali Surplus

Dana Aditiasari - detikFinance
Sabtu, 13 Agu 2016 13:07 WIB
Sempat Negatif, Neraca Pembayaran RI Kembali Surplus
Foto: Ari Saputra
Batam -
Neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal II-2016 surplus sebesar US$ 2,2 miliar berbalik dari posisi kuartal I-2016 yang tercatat defisit sebesar US$ 300 juta.

Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, surplus ini disebabkan karena adanya penguatan transaksi modal dan finansial. Berupa, transaksi antar lembaga di sektor keuangan termasuk di pasar modal.

"Kalau kita lihat surplus NPI yang besar itu adanya trasaksi modal dan finansial yang cukup kuat, dan tentu membuat NPI kita terjadi peningkatan," kata Agus di Batam, Sabtu (13/8/2016).

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) merupakan statistik yang mencatat transaksi ekonomi pada suatu satuan waktu tertentu. Peningkatan yang terjadi pada NPI secara tidak langsung mencerminkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi di masyarakat.

Agus memprediksi, perbaikan ini masih akan terus terjadi sepanjang semester II-2016 mendatang. "Kami masih melihat tren positif itu akan terus berjalan di semester II," sambung dia.

Perbaikan NPI ini juga diyakini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun 2016. Apa lagi saat ini ada Peraturan Bank Indonesia (PBI) mengenai pasar uang.

"Kita sambut baik bahwa kita telah luncurkan PBI pasar uang. Itu akan menjadi dasar yang jelas, khususnya untuk yang transaksi di jangka waktu di bawah 1 tahun, khususnya Repo, NCD (Negotiable Certificate of Deposit), commercial paper. Itu semua berdasarkan PBI itu. Kita harapkan sistem keuangan akan menjadi berdaya tahan dan efisien," tutupnya.
(dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads