Menurut Boediono, bank sentral RI sudah berdiri sekitar 60 tahun, tapi independensinya baru terjadi ketika Indonesia dipimpin oleh Habibie.
"Independensi BI itu muncul ketika Pak Habibie jadi Presiden. Ini bukan kebetulan karena beliau mendukung independensi dari bank sentral. Beliau belajar lama sekali di Jerman terpengaruh filosofi bank sentral di Jerman yang indenpendensinya nyata," kata Boediono, saat pidato di peresmian BI Institute, Jakarta, Senin (22/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Habibie sendiri dijadwalkan hadir dalam acara peresmian tersebut. Namun Habibie berhalangan hadir karena alasan kesehatan.
"Saya harapkan Pak Habibie segera pulih kembali," kata Boediono.
Menurutnya, independensi sebuah institusi sangat mutlak diperlukan, termasuk juga bank sentral. Independensi dimulai dari sumber daya manusianya (SDM).
"Ini krusial sekali, apapun institusi itu pasti kembali pada kualitas manusianya. Saya sampaikan, pertama, pentingnya peningkatan kualitas SDM bagi suatu bangsa/institusi seperti BI maka saya ingin garisbawahi kembali benang merahnya kenapa SDM bagi kemajuan bangsa/institusi," jelasnya.
"Kuncinya adalah SDM yang berkualitas. Enak dikatakan tapi sangat sulit untuk dikatakan dalam praktik, karena tidak ada jalan pintas untuk majukan bangsa ya majukan kualitas SDM kita," ujarnya. (ang/dnl)











































