Acara yang digelar dengan melibatkan beberapa kementerian dan lembaga ini juga bertujuan untuk memperluas inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga diharapkan masyarakat Indonesia yang dapat menikmati layanan keuangan semakin banyak.
"Saya ingin kita berlomba-lomba memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin untuk mendorong kontribusi industri fintech bagi peningkatan inklusi keuangan masyarakat dan juga mendorong lebih efisiennya layanan jasa keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad saat membuka Indonesia Fintech Festival di ICE BSD, Tangerang, Senin (29/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besar harapan saya ini dapat menginspirasi generasi muda kita yang memiliki passion besar di bidang teknologi informasi dan jasa keuangan untuk terjun menjadi entrepreneur muda startup fintech yang tidak kalah dengan pemain internasional," jelas Muliaman.
Dirinya juga berharap prediksi Google terkait perkembangan ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara di 2025 akan menjadi kenyataan.
Pemanfaatan teknologi informasi di industri jasa keuangan dapat memberikan nilai tambah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan yang lebih luas lagi.
"Dengan keberadaan fintech akan memberikan nilai tambah dalam meningkatkan akses keuangan dan kemandirian finansial masyarakat. Sehingga mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Muliaman. (dna/dna)











































