5 Kelompok Ini Pelopori Industri Fintech di Asia

5 Kelompok Ini Pelopori Industri Fintech di Asia

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 29 Agu 2016 13:19 WIB
5 Kelompok Ini Pelopori Industri Fintech di Asia
Foto: Ardan Adhi Chandra
Tangerang - Di era pemanfaatan teknologi informasi yang terus berkembang, industri layanan jasa keuangan juga turut berimbas dengan meningkatnya pelayanan jasa keuangan secara digital.

Financial technology (fintech) tengah mengalami perkembangan yang amat pesat dengan menjamurnya berbagai layanan jasa keuangan di Indonesia.

Pertumbuhan fintech di Asia yang sedemikian pesat ternyata dimotori oleh 5 jenis entrepreneur mulai dari anak muda hingga para profesional yang telah berpengalaman di bidangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kategori pertama adalah entrepreneur yang baru lulus dari bangku kuliah dan memiliki keinginan yang besar dalam mengembangkan layanan jasa keuangan.

"Yang pertama adalah para fresh graduate universitas yang memiliki passion besar dalam hal kemudahan layanan jasa keuangan atau passionate graduate. Mereka memiliki kecepatan, keuletan, dan sangat customer centric," tutur Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad saat membuka Indonesia Fintech Festival di ICE BSD, Tangerang, Senin (29/8/2016).

Kemudian pada kelompok entrepreneur kedua diisi oleh kalangan bankir dengan usia rata-rata 35 tahun yang dibekali oleh pengetahuan dan pengalaman matang di industri jasa keuangan.

Ketiga, adalah mereka para penyedia jasa teknologi. Mereka memiliki akses untuk menerapkan teknologi untuk diterapkan di industri jasa keuangan.

"Ketiga adalah para penyedia jasa teknologi yang sangat tertarik untuk bergabung dalam bisnis fintech yang sangat menjanjikan. Mereka memiliki pengalaman luas dalam penyediaan jasa teknologi informasi dan tertarik untuk menerapkannya di industri jasa keuangan," tutur Muliaman.

Selanjutnya, penggerak industri fintech di Asia adalah para profesional berpengalaman di bidang teknologi pendukung layanan jasa keuangan. Mereka telah memiliki perusahaan di bidang teknologi yang mendukung layanan jasa keuangan.

Kemudian yang terakhir adalah pengusaha muda berpengalaman yang telah memiliki berbagai macam penghargaan. Pengusaha dalam kategori ini merupakan kombinasi dari keempat kategori sebelumnya.

"Yang terakhir adalah entrepreneur muda berpengalaman yang telah mendapatkan berbagai penghargaan dari masyarakat atas prestasinya. Mereka memiliki kombinasi dari 4 jenis entrepreneur di atas dan memiliki pemahaman pasar yang mumpuni," tutur Muliaman. (drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads