Skema bisnis lama pun menjadi terancam oleh teknologi baru, tak terkecuali dunia perbankan. Sekarang ini ada yang namanya financial technology alias fintech.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, percaya fintech ini akan menjadi ancaman bagi model bisnis perbankan yang lama, tetapi juga memberi kesempatan yang lebar untuk model bisnis baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas perkembangan ini, pemerintah akan mengatur segala yang berhubungan dengan fintech supaya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan pelaku usaha.
"Presiden (Joko Widodo/Jokowi) dari sisi komitmen jelas, kita perlu buat kebijakan, peraturan, kerangka aturan, kalau perlu insentif agar teknologi ini menjadi kekuatan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, menciptakan lapangan kerja yang luas dan pada akhirnya memecahkan masalah kemiskinan dan kesejahteraan," ujarnya.
Sri Mulyani juga mengaku siap berdiskusi dengan para pelaku usaha untuk merancang aturan tersebut. Jika aturan diterapkan dengan benar maka manfaatnya akan lebih terasa.
"Saya bersedia untuk duduk bersama untuk bisa identifikasi kerangka kebiajakan yang diperlukan agar Indonesia bisa tepat tumbuh teknologi keuangan yang memperluas berbagai kesempatan yang muncul," jelasnya.
"Saya memiliki harapan yang besar untuk bisa efisiensi, potensial transaksi direkam, akan dorong banyak UMKM lebih teratur dan formal dan tentu akhirnya bisa bayar pajak. Bagaimana konversikan kegiatan informal ekonomi yang selama ini jadi tantangan yang penting, jadi formal dan miliki kualitas yang makin lama makin baik," ucapnya. (ang/dnl)











































