Inflasi 2016 Diproyeksi di Bawah 3,2%, Mungkinkah Suku Bunga Acuan BI Turun?

Inflasi 2016 Diproyeksi di Bawah 3,2%, Mungkinkah Suku Bunga Acuan BI Turun?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 02 Sep 2016 19:59 WIB
Inflasi 2016 Diproyeksi di Bawah 3,2%, Mungkinkah Suku Bunga Acuan BI Turun?
Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan inflasi pada 2016 di bawah 3,2%. Ini lebih rendah dari yang diasumsikan pada awal tahun, yaitu 4 plus minus 1%. Dengan inflasi yang rendah, adakah kemungkinan suku bunga acuan BI diturunkan?

Gubernur BI Agus Martowardojo menilai adanya peluang pelonggaran moneter, berupa penurunan suku bunga acuan. Sekarang, 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 5,25%.

"Rapat Dewan Gubernur BI Agustus kita melihat ada posisi kita melakukan pelonggaran moneter, tapi pelonggaran moneter tergantung pada data dan waktu yang kita nanti yakini. Tapi itu menunjukkan kita siap untuk easing. Siap menyesuaikan stance moneter, lihat di September atau Oktober," jelas Agus di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Agustus 2016, tercatat deflasi sebesar 0,02%. Menurut Agus, ini dikarenakan kondisi perekonomian Indonesia yang semakin membaik sejak 5 tahun belakangan.

"Kita melihat sampai Desember, yang pasti Agustus sebetulnya 2009-2015 rata-rata sehabis lebaran inflasi 0,74%, sekarang deflasi kita menganggap kondisi lebih baik dalam 5 tahun terakhir," tutur Agus.

Hingga akhir 2016, BI memproyeksikan inflasi bisa terjaga di bawah 3,2%. "Bisa di bawah 4%, bahkan sekarang bisa di bawah 3,5%. Inflasi 2016 year to date bisa di bawah 3,2%," tutup Agus. (mkl/mkl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads