BTPN Perkuat Fintech

BTPN Perkuat Fintech

Wahyu Daniel - detikFinance
Selasa, 06 Sep 2016 18:21 WIB
BTPN Perkuat Fintech
Foto: Istimewa
Jakarta - Selama kurang lebih 18 bulan terakhir, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) menyiapkan sistem teknologi baru untuk meningkatkan bisnis dan menjawab kebutuhan nasabah.

Bank ini membuat sebuah platform atau aplikasi yang dinamakan Jenius. Aplikasi financial technology (fintech) ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan kalangan masyarakat menengah untuk memenuhi kebutuhan keuangannya dengan cepat, cukup menggunakan telepon pintar saja.

Direktur Utama BTPN, Jerry Ng, mengatakan Jenius dibuat dirancang dengan mengundang sejumlah pihak, seperti para blogger untuk mendaftar kebutuhan keuangan masyarakat saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lewat aplikasi ini, nasabah akan menjangkau layanan bank dengan cepat tanpa perlu ke bank, cukup lewat smartphone," kata Jerry di Menara BTPN, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Jadi dalam aplikasi ini, nasabah BTPN bisa bertransaksi dengan mudah untuk segala kebutuhan. Tak hanya transaksi, mengatur rencana keuangan pun bisa langsung dilakukan lewat aplikasi ini, lewat tabungan.

Jerry mengatakan, ide awal membuat aplikasi ini adalah karena besarnya ketergantungan masyarakat terhadap smartphone. Sehingga bank yang mayoritas sahamnya dimiliki Sumitomo Mitsui Banking Corporation ini, menyatukan semua kebutuhan keuangan dalam satu aplikasi.

Di tempat yang sama, Irwan Sutjipto Tisnabudi, selaku Digital Banking Value Proporsition & Product Head BTPN mengatakan, aplikasi ini aman dari peretas dan telah mengalami sejumlah proses uji coba.

"Bila HP kita hilang, orang itu akan sulit untuk masuk dalam aplikasi ini, karena ada sejumlah password yang digunakan," jelasnya.

Untuk mendapatkan layanan aplikasi ini, Irwan mengatakan, prosesnya cepat meski ada syarat-syarat keamanan yang diperlukan.

Sejauh ini di Indonesia, lanjut Irwan, belum ada bank yang mengembangkan aplikasi seperti ini. Lewat aplikasi ini, BTPN ingin menarik nasabah baru dari kalangan masyarakat menengah.

Direktur Kepatuhan BTPN, Anika Faisal, mengatakan BTPN telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 500 miliar untuk mengembangkan sistem aplikasi berbasis teknologi ini.

"Anggaran ini akan terus bertambah, karena pasti fitur dari Jenius akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," jelas Anika.

Selain Jenius, pengembangan teknologi yang dilakukan BTPN adalah lewat program pemantauan agen-agen layanan branchless banking atau laku pandai, yang bernama BTPN Wow. Lewat layanan ini, BTPN bisa memantau pergerakan agen laku pandai dan juga perilaku agen serta nasabahnya secara real time. (wdl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads