"Terkait dengan Current Account Deficit (CAD) kita melihat bahwa CAD kita sekarang kuartal III kita perkirakan sedikit lebih besar dibandingkan sebelumnya. Sebelumnya kami perkirakan 2,3% dari GDP, sekarang 2,4% dari GDP," jelas Gubernur BI Agus Martowardojo di Gedung Thamrin, Kompleks BI, Jakarta Pusat, Kamis (22/9/2016).
Hingga akhir 2016, BI memprediksi defisit neraca berjalan akan berada di angka 2,2%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menambahkan bahwa perkiraan CAD di akhir 2016 sebesar 2,2% dikarenakan rendahnya CAD pada kuartal I dan II kemarin.
"Current Account Deficit (CAD) terjaga baik di 2,4% pada kuartal III. Secara keseluruhan tahun 2,2% karena kuartal I dan kuartal II rendah. Pelonggaran moneter dilakukan BI meng-adress isu-isu tadi," kata Mirza. (ang/ang)











































