"Laba bersih Bank Mandiri hingga September 2016 mencapai Rp 12 triliun. Pertumbuhan laba melambat jika dibandingkan dengan periode sebelumnya 17% dibanding September 2015 sebesar Rp 14,6 triliun," ungkap Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirorojo, dalam Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III-2016 Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (25/10/2016).
Alokasi pencadangan berkode BMRI itu naik 15% dari September 2015 menjadi Rp 15 triliun pada triwulan III-2016. Pria yang akrab disapa Tiko itu menjelaskan, bank pelat merah itu lebih memilih langkah meningkatkan fee based income daripada meningkatkan aset.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi penyaluran kredit, hingga akhir September 2016, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 625,1 triliun atau tumbuh 11,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 560,6 triliun.
Di sisi aset, sampai akhir September 2016 mencapai Rp 975,2 triliun atau tumbuh 7,7% dibanding total aset pada September 2015 sebesar Rp 905,8 triliun. (ang/gds)











































