Namun, permintaan konsumsi rumah tangga ke depan masih menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun.
"Jadi kita melihat memang tidak sekuat yang sebelumnya tapi cukup tinggi juga. Kalau perkiraan memang sekitar 5%. Ini yang nanti akan masih didukung sektor permintaan rumah tangga konsumen yang cukup bagus," tutur Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Solikin M Juhro di Gedung Pascasarjana UGM, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini diharapkan dampak dari kebijakan kita yang kemarin-kemarin melonggarkan dari sisi moneter dan makroprudensial bisa memberikan ruang lagi untuk kita tumbuh di triwulan keempat," kata Solikin.
Hingga akhir tahun, BI memperkirakan ekonomi tumbuh di angka 5,1%. Angka tersebut masih sesuai dengan target yang dipasang pemerintah 4,9%-5,1%.
"Sehingga, secara keseluruhan ekonomi kita setahun ini bisa tumbuh kalau di range kita 4,9% sampai 5,3%, paling 5%-5,1% itu sudah bagus di tengah ekonomi dunia yang seperti sekarang ini," ujar Solikin. (ang/ang)











































