"Kita juga bikin tim waspada investasi daerah untuk meningkatkan antisipasi isu-isu investasi bodong di seluruh provinsi, ada tim percepatan pembangunan dan tim satgas waspada investasi di daerah," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2016).
Tim satgas waspada investasi di daerah itu terdiri dari perwakilan dari OJK, penegak hukum seperti polisi dan jaksa, serta kepala daerah. Ia mendorong tim tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi korban penipuan akibat investasi bodong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut edukasi tersebut penting karena pemimpin di daerah juga ada yang belum diberikan edukasi karena memang bukan bidang pekerjaannya sehari-hari. Edukasi menurut Mulyaman sangat penting karena masyarakat harus memahami yang mana yang disebut investasi bodong dan yang asli.
"Kita harus memahami perspektif ke depan bagaimana tantangan industri ke depan, pemahaman ini penting dan ini menjadi upaya yang membangun kredibitas yang berkesinambungan industri nasional. Silahkan itu gimana ada kebijakan, tapi saya sambut baik misalnya bikin tim kerja sebab jika ada satu hal terkait industri keuangan akan kena semua, oleh karena itu itu perlu kita pikirkan semuanya," imbuhnya.
OJK saat ini fokus pada pencegahan dan penanganan investasi bodong di berbagai daerah. Edukasi dan sosialisasi juga terus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan investasi yang sehat. (ang/ang)










































