Uang Primer Naik Rp 6,63 Triliun
Senin, 04 Apr 2005 17:53 WIB
Jakarta - Posisi Uang Primer pada tanggal 31 Maret 2005 tercatat sebesar Rp 184,88 triliun atau meningkat sebesar Rp 6,63 triliun dari posisi tanggal 23 Maret 2005. Hal tersebut seiring dengan faktor musiman, terutama meningkatnya uang kertas dan uang logam yang diedarkan.Posisi cadangan devisa pada minggu keempat bulan Maret 2005 adalah sebesar US$ 36,03 miliar atau turun US$ 13,20 juta dari posisi minggu sebelumnya. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri. Demikian siaran pers Bank Indonesia yang diterima detikcom di Jakarta, Senin (4/4/2005).Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat turun sebesar Rp 14,08 triliun hingga mencapai Rp 187,05 triliun, terutama disebabkan oleh pembayaran Dana Alokasi Umum (DAU)/Gaji, pembayaran pinjaman luar negeri, pembayaran kupon obligasi pemerintah dan proyek. Kredit Likuiditas Bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan. Adapun Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan dampak ekspansi sebesar Rp18,50 triliun. Dengan perkembangan di atas, NDA (Net Domestic Asset) dalam minggu ini memberikan pengaruh ekspansi sebesar Rp 5,34 triliun sehingga menjadi Rp 11,60 triliun.
(san/)











































