Di dalam komplek tersebut ada 430 rumah yang seluruhnya disewakan dengan harga mulai dari Rp 11 juta hingga Rp 40 juta per tahun.
Salah seorang warga Komplek Palem Ganda Asri yang enggan disebutkan namanya mengatakan, lebih dari sepertiga komplek ditempati oleh Nuryanto dan para anggota Pandawa Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, satu per satu rumah di sekitar tempat tinggal Nuryanto diisi para anggota Pandawa Group.
"Jadi ini kan satu rumah ada pemasarannya yang ngontrakin, satu per satu rumah yang kosong diisi sama Pandawa kan kita kaget," tuturnya.
Mereka meyakini komplek di bilangan Limo, Depok itu dimiliki oleh Nuryanto. Padahal Nuryanto juga menyewa rumah tersebut dari pengembang komplek.
"Dibilangin bahwa Nuryanto tidak punya aset dan ngontrak, malah tidak percaya," jelasnya.
Sedangkan sisanya merupakan warga yang sudah lama menempati lingkungan komplek tersebut. Para warga setempat juga khawatir akan kegiatan yang dilakukan di rumah Nuryanto memberikan dampak yang negatif ke keluarga mereka. (hns/hns)











































