BI Tahan Suku Bunga, Dirut Bank Mandiri: Sesuai Situasi Global

BI Tahan Suku Bunga, Dirut Bank Mandiri: Sesuai Situasi Global

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 18 Nov 2016 17:48 WIB
BI Tahan Suku Bunga, Dirut Bank Mandiri: Sesuai Situasi Global
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan 7 days repo rate pada level 4,75%. Ini dinilai sebagai langkah tepat di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian pasca Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).

Demikianlah disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/11/2016).

"Oke, karena itu sesuai dengan situsi global, jadi melihat Trump effect-nya sampai kapan, karena Trump effect ini dampak foreign flow-nya bisa menurun," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baik otoritas moneter maupun investor secara umum perlu menunggu pengambilan keputusan sebelum ada kepastian dari AS. Terutama dari sisi kabinet yang akan dibentuk serta program kebijakan yang akan dijalankan.

Pria yang akrab disapa Tiko ini mengatakan bahwa bila kebijakan Trump nantinya sesuai dengan arah investor maka seharusnya BI bisa kembali meneruskan pelonggaran kebijakan moneter, salah satunya melalui penurunan suku bunga acuan.

"Moga-moga kebijakan Trump friendly ke global di market ini. Kalau kebijakan Trump friendly ke market seharusnya bisa lebih longgar lagi," terang Tiko.

Terkait perbankan, Tiko sudah mengambil langkah pengamanan likuiditas. Apalagi, bila nanti Trump merealisasikan kebijakan fiskal yang akan mendorong kenaikan suku bunga lebih agresif.

Meskipun sejauh ini, menurutnya masih dalam batas yang aman.

"Ya ini lebih harus memanage likuiditas, karena kalau foreign fund flow keluar likuidtas akan terganggu ya, dan memang ini harus dijaga," pungkasnya. (mkl/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads