Demikianlah disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/11/2016).
"Oke, karena itu sesuai dengan situsi global, jadi melihat Trump effect-nya sampai kapan, karena Trump effect ini dampak foreign flow-nya bisa menurun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Tiko ini mengatakan bahwa bila kebijakan Trump nantinya sesuai dengan arah investor maka seharusnya BI bisa kembali meneruskan pelonggaran kebijakan moneter, salah satunya melalui penurunan suku bunga acuan.
"Moga-moga kebijakan Trump friendly ke global di market ini. Kalau kebijakan Trump friendly ke market seharusnya bisa lebih longgar lagi," terang Tiko.
Terkait perbankan, Tiko sudah mengambil langkah pengamanan likuiditas. Apalagi, bila nanti Trump merealisasikan kebijakan fiskal yang akan mendorong kenaikan suku bunga lebih agresif.
Meskipun sejauh ini, menurutnya masih dalam batas yang aman.
"Ya ini lebih harus memanage likuiditas, karena kalau foreign fund flow keluar likuidtas akan terganggu ya, dan memang ini harus dijaga," pungkasnya. (mkl/hns)











































