Ketua OJK Minta Penyaluran KUR Diperluas

Ketua OJK Minta Penyaluran KUR Diperluas

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 21 Nov 2016 14:23 WIB
Ketua OJK Minta Penyaluran KUR Diperluas
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama ini sebagian besar masih terserap di sektor perdagangan. Padahal masih banyak sektor lain yang belum optimal terlayani penyaluran KUR.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad meminta kepada perbankan agar segmentasi penyaluran KUR diperluas. Beberapa sektor seperti pertanian, perikanan, hingga pariwisata juga perlu dibantu untuk permodalannya melalui KUR.

"KUR ini memang terus dievaluasi, karena mayoritas masih ke perdagangan. Saya tidak bilang itu jelek, tapi mungkin kita juga harus lebih ke sektor produktif lainnya seperti pertanian, pengolahan, pariwisata, perikanan, dan lainnya," tutur Muliaman dalam Rapat Kerja Nasional Kadin Bidang UMKM, Koperasi dan Ekonomi Kreatif di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, perluasan penyaluran KUR ke depan masih menjadi tantangan tersendiri. Hal ini dikarenakan setiap sektor industri memiliki karakteristik bisnis yang unik dan tidak bisa disamaratakan dengan sektor lainnya.

"Beberapa sektor punya karakteristik yang perlu fleksibilitas dalam pembiayaan. KUR itu tidak sefleksibel apa yang diperlukan kebutuhan," tutur Muliaman.

Kriteria penyaluran KUR juga harus dilakukan agar beberapa sektor industri mendapatkan penyaluran KUR sesuai kebutuhan. Karena ada beberapa sektor industri yang tidak bisa menjalankan usahanya setahun penuh karena cuaca seperti petani dan nelayan.

"Karena itu kami dan instansi lain akan berikan saran dan masukan bagaimana agar perbaikan KUR dapat dilakukan agar pembiayaan dapat fleksibel. Seperti kepada nelayan, mereka kadang-kadang melaut dan kadang tidak tergantung cuaca," tutup Muliaman. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads