Lewat Kudo, Nasabah BTPN Bisa Belanja Online Tanpa Smartphone

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 25 Nov 2016 18:07 WIB
Foto: Dokumentasi BTPN
Jakarta - Bank Tabungan Nasional (BTPN) bekerja sama dengan Kudo, sebuah aplikasi dagang online untuk menambah bisnis baru bagi agen BTPN Wow. Dengan aplikasi ini, nasabah BTPN Wow! bisa berbelanja online meski tak punya smartphone.

"Jadi kerja sama untuk program ini senafas dengan catatan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), jadi agen BPTN Wow! tidak hanya bisa melayani nasabah untuk urusan perbankan tapi juga untuk e-commerce," ulas Senior Vice President, Sales Management Head Muhammad Reza Rizal.

Hal ini disampaikan Reza kepada wartawan di Rumah Makan Bu Ageng, Jalan Tirtodipuran, Yogyakarta, Jumat (25/11/2016).

Lewat Kudo, Nasabah BTPN Bisa Belanja <i>Online</i> Tanpa <i>Smartphone</i>Foto: Dokumentasi BTPN

Hadir pula dalam acara tersebut salah satu agen BTPN Wow! sejak Desember 2015 yang juga menjadi agen Kudo sejak Mei 2016. Pria bernama Benidictus Oni Suryono menceritakan, awal mulanya banyak sopir angkutan umum yang mangkal di depan warungnya sering menitipkan uang untuk ditabung padanya.

Mulai dari belasan orang yang menyimpan uang padanya, setelah menjadi agen BTPN Wow! dan Kudo, kini dia memilki 153 nasabah.

BTPN Wow! sendiri merupakan salah satu layanan perbankan yang ditawarkan BTPN dengan memanfaatkan ponsel GSM.

Aplikasi Kudo yang ada di tabletnya menjadi toko digital milik Oni. Nasabahnya yang kebanyakan tak memiliki akses smartphone bisa melihat barang-barang kebutuhan yang akan dibeli melalui smartphone miliknya.

"Ada yang beli HP, ada juga baju," kata Oni.

Soal pembayaran, pembeli yang juga nasabah BTPN Wow! bisa membayar tunai kepada Oni atau dipotong dari saldo di rekening nasabah. Sedangkan pengiriman barang bisa melalui Oni atau dikirim langsung ke pembeli.

"Ada juga yang bayar cicilan motor (melalui Oni menggunakan Kudo)," tuturnya.

Reza menjelaskan, sejauh ini ada 83 agen BPTN Wow! yang menjadi pilot project Kudo di kawasan Semarang dan sekitarnya. Diharapkan tahun 2017 semua agen yang jumlahnya mencapai 130 ribu di Indonesia bisa menikmati program ini.

"Agen akan mendapat komisi dari Kudo. Kalau harga barang tetap. Tidak ada penambahan biaya administrasinya," kata Reza. (drk/drk)