Kartu yang sama juga berfungsi sebagai kartu yang dapat digunakan pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM). BNI menerbitkannya sebagai kartu Co-Branding berbasis Kartu Debit BNI.
Selain di Singapura, BNI berencana membuat kartu khusus untuk TKI di Malaysia dan Hong Kong. Penjajakan telah dilakukan dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuala Lumpur dan Hong Kong. Hadir pula Soes Hindarno, Direktur Penempatan & Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Kementerian Tenaga Kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kartu khusus TKI dibuat oleh BNI pertama kali di Singapura karena faktor kesiapan. Hampir tidak ada TKI ilegal di Singapura. Untuk Malaysia dan Hong Kong, tentu situasinya berbeda. Maka perlu persiapan yang lebih baik.
"Di Singapura pengaturannya sudah sangat baik, boleh dibilang nggak ada TKI yang ilegal, kita tahu persis kerjanya di mana, majikannya siapa. Kalau Malaysia beda," ujarnya.
Untuk diketahui, KPIS dapat menjadi bukti identitas pekerja Indonesia di Singapura dan dapat menjadi kartu finansial. Kartu ini memberikan kemudahan bertransaksi perbankan dengan ATM BNI maupun bank lain di Singapura, bertransaksi dengan SMS banking, transaksi belanja di mesin Electronic Data Capture (EDC), serta kiriman uang ke Indonesia dengan biaya bersaing.
Selain itu, dalam rangka sinergi BUMN, KPIS ini dapat digunakan untuk transaksi pembelian tabungan emas PT Pegadaian melalui ATM BNI yang terdapat di BNI Robinson Road. (drk/drk)











































