Kucurkan Kredit ke UMKM, BRI Perhitungkan Beberapa Faktor Ini

Kucurkan Kredit ke UMKM, BRI Perhitungkan Beberapa Faktor Ini

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Sabtu, 17 Des 2016 16:09 WIB
Kucurkan Kredit ke UMKM, BRI Perhitungkan Beberapa Faktor Ini
Foto: Maikel Jefriando-detikFinance
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan sejumlah pelatihan digitalisasi kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat mengembangkan bisnisnya ke sektor internasional dan memiliki daya saing tinggi.

Direktur Mikro BRI, Mohammad Irfan menjelaskan, demi mendukung itu pihaknya juga memberikan pembiayaan kredit terhadap para pelaku UMKM. Namun begitu, dalam memberikan kredit, kata Irfan, BRI harus melihat segmentasi dari pelaku UMKM untuk dapat melihat besaran kredit yang diberikan.

"Kredit itu harus mengikuti konsep prudential banking, konsep kehati-hatian. Jadi kita enggak bisa kasih kredit kalau nggak ada permintaan, jadi harus jelas dulu demand for kreditnya itu seberapa besar, di segmen mana, usaha apa, itu harus jelas," kata Irfan kepada detikFinance, di Jakarta, Sabtu (17/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu supaya, kredit yang kita berikan itu memenuhi pemberian kredit yang sehat, lalu kredit yang kita berikan itu harus menguntungkan mereka. Kalau sudah dapatkan ini semua, baru kita hitung-hitung mau kasih berapa. Jadi track record itu bisa kita jadikan acuan," lanjutnya.

Yang terpenting, kata dia, saat ini sebetulnya para pelaku usaha lebih membutuhkan hal lain dibandingkan dana, yakni seperti pelatihan dan pembinaan.

"Kita akan evaluasi satu persatu, kalau bantuan itu enggak selalu dengan dana. Jadi kalau melihat hasil survei, yang dibutuhkan UMKM atau pengusaha itu nomor satu bukan dana, tapi sosialisasi," terang dia.

"Maka itu kita berikan fasilitas pelatihan digitalisasi, pembinaan, serta tentang hak cipta. Jadi supaya produk bisnis mereka lebih berkualitas," tutur Irfan. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads