Salah satu langkah penguatan jaringan operasional yang ditanamkan BNI di Kepulauan Seribu adalah dengan membuka 11 Agen46 yang dikembangkan melalui program Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
BNI juga menjadi bank pertama yang mengoperasikan mesin untuk penyetoran dan penarikan tunai (Cash Recycle Machine/CRM) di Kepulauan Seribu. Keberadaan mesin ini akan memudahkan masyarakat pesisir di Kepulauan Seribu untuk bertransaksi. CRM tersebut dioperasikan BNI di Pulau Pramuka, salah satu pulau utama di Kabupaten Kepulauan Seribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesebelas Agen46 yang dibuka serentak di Kepulauan Seribu adalah Agen Rini Mandiri, Agen Rafa E-Payment, Agen Ayu, Agen I dan A, Agen Toko Mulyati, Agen Junisaroh, Agen Toko Husnul, dan Agen Indrayati yang semuanya berada di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Jakarta. Adapun Agen-agen yang berlokasi di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara adalah Agen Two Flowers, Agen Januati, dan Agen Indah.
Melalui program Agen46 ini, BNI berinisiatif untuk menjalin kerja sama dengan pelaku usaha mikro dan kecil, koperasi, dan badan usaha milik Desa dalam rangka pembentukan branchless banking BNI, yang digalakkan untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di kawasan yang sulit terjangkau layanan perbankan biasa. Beberapa transaksi perbankan yang dapat dilayani melalui Agen46 antara lain Pembukaan Rekening, Setoran Tunai, Tarik Tunai dan Berbagai macam transaksi pembelian pulsa dan pembayaran tagihan.
Asmorohadi mengatakan, kerja sama Agen46 tersebut ditujukan sebagai perpanjangan tangan dari BNI dalam melayani masyarakat dan nasabah yang jauh dari kantor Cabang BNI.
Para Agen46 juga mendapatkan potensi bisnis dan pendapatan tambahan bagi agen yang menjalankan. Saat ini, BNI telah memiliki lebih dari 27.000 Agen46 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan jumlahnya akan terus bertambah.
Jaringan Agen46 ini memperkuat jaringan layanan yang sudah ada di lebih dari 1.800 Cabang BNI dan lebih dari 16.000 ATM BNI, sehingga masyarakat Indonesia akan lebih mudah mengakses layanan keuangan melalui BNI. (drk/drk)











































