Seribu UKM Korban Gempa Aceh akan Dapat Restrukturisasi Kredit

Seribu UKM Korban Gempa Aceh akan Dapat Restrukturisasi Kredit

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 20 Des 2016 13:29 WIB
Seribu UKM Korban Gempa Aceh akan Dapat Restrukturisasi Kredit
Foto: Agus Setyadi/detikcom
Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM melakukan langkah-langkah mempercepat pemulihan pelaku UKM korban gempa Pidie Jaya, Aceh. Dari hasil inventarisasi diperoleh sebanyak 1.082 pelaku UKM menjadi korban gempa.

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo mengatakan, sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh, perwakilan OJK, Pimpinan Wilayah BRI Aceh, Area Head Mandiri Banda Aceh, Perwakilan dari BNI, perwakilan dari Bank Aceh dan Kepala Badan Badan Penanganan Bencana Aceh (BPBA) dan wakil dari Biro Ekonomi Setda Provinsi Aceh, di Aceh, Senin (19/12/2016).

Dari pertemuan tersebut diputuskan 1.082 UKM akan mendapat restrukturisasi kredit untuk membantu meringankan usaha mereka yang hancur karena gempa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada prinsipnya semua perbankan setuju dan sepakat dilakukan restrukturisasi kredit, tergantung dari kondisi masing pelaku usaha UKM dan jenis restrukturisasi masing-masing perbankan sehingga bisa berbeda penerapannya tiap bank," kata Braman.

Data pelaku UKM yang terkena dampak gempa Aceh merupakan debitur dari 3 bank terbesar di Indonesia, yaitu 497 debitur dengan outstanding Rp 22,3 miliar dalam bentuk kredit komersial dan 585 debitur dengan outstanding Rp 8,9 miliar berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Jenis restrukturisasi yang akan dilakukan antara lain, penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu kredit, pengurangan tunggakan bunga kredit, pengurangan tunggakan pokok kredit, penambahan fasilitas kredit dan konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara.

Dia menjelaskan, ada usulan UKM yang telah mengajukan kredit komersial dan terkena musibah agar dilakukan konversi kredit ke kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9% dengan syarat Non performance Loan (NPL) kredit komersial itu di bawah batas normal.

"Saya kira ini sangat membantu para pelaku UKM yang terdampak gempa di Aceh ini," tegas Braman. (drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads