Perbankan Sambut Baik Langkah BI Buy Buck Obligasi Negara

Perbankan Sambut Baik Langkah BI Buy Buck Obligasi Negara

- detikFinance
Sabtu, 09 Apr 2005 12:45 WIB
Jakarta - Langkah BI melakukan pembelian kembali atau buy back obligasi negara disambut baik kalangan perbankan. Buy back obligasi negara oleh BI itu dinilai mampu meredam maraknya redemption reksadana maupun menekan volatilitas nilai tukar. Demikian disampaikan Dirut BRI Rudjito yang ditemui disela-sela talk show tentang membangun kembali sektor agribisnis di Propinsi NAD di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (9/4/2005)."Bagus sekali kalau BI terjun untuk meredam redemption reksadana maupun volatilitas yang terjadi. Buy back, itu kan untuk mengerem penggunaan dana ke market-market yang lain," ujar Rudjito.Seperti diketahui, pada Kamis (7/4/2005) lalu, BI melakukan buy back obligasi negara sebesar Rp 4,306 triliun melalui pasar sekunder. Bank Indonesia menegaskan, buy back itu dimaksudkan untuk stock building.Berkaitan dengan langkah untuk meredam gejolak inflasi, Rudjito mengatakan bahwa pemerintah dan juga bank sentral sebaiknya tidak hanya fokus pada kebijakan moneter saja. Menurut Rudjito, pemerintah dan BI juga harus berusaha untuk menekan inflasi dari sisi harga barang dengan jalan menjaga suplai."Soal inflasi, dari sisi valas, BI sudah interevensi, Dari sisi obligasi sudah melakukan buy back, jadi itu bagus. Kita akan lihat di pasar. Kan BI terus memonitor," tegas Rudjito. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads