Rupiah Dituding Mirip Yuan, Pengusaha: Ini Hanya Dibesar-besarkan

Rupiah Dituding Mirip Yuan, Pengusaha: Ini Hanya Dibesar-besarkan

Yulida Medistiara - detikFinance
Rabu, 21 Des 2016 16:52 WIB
Rupiah Dituding Mirip Yuan, Pengusaha: Ini Hanya Dibesar-besarkan
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah baru saja mengeluarkan desain baru rupiah. Uang baru menjadi polemik di kalangan masyarakat karena dituding mirip mata uang China, Yuan.

Sejumlah pihak dari pemerintah dan pengusaha nasional pun turut berkomentar. Menurut Ketua Umum Kamar Dagang Industri (KADIN) beredarnya isu tersebut merupakan hal yang dibesar-besarkan saja.

Bahkan dengan adanya desain baru ini rupiah menjadi lebih menarik. Hal itu karena warna mata uang RI versi terbaru menjadi lebih mencolok karena warna yang lebih terang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan warna-warni lebih bagus. Semua negara mata uangnya juga warna-warni kok. Jadi saya rasa hanya dibesar-besarkan saja," kata Rosan, di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016).

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, uang rupiah emisi 2016 yang dikeluarkan dan diedarkan kemarin didasarkan pada undang-undang nomor 7 Tahun 2011 yang menekankan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Gambar pahlawan, pemandangan dan tarian menggambarkan semangat NKRI tersebut," kata Suhaedi.

Seperti diketahui, BI baru saja menerbitkan 11 uang rupiah desain baru. Uang desain baru ini terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam.





(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads