Atasi Krisis Keuangan, Asean+3 Iuran US$ 1 Miliar
Senin, 11 Apr 2005 18:17 WIB
Jakarta - Negara-negara Asean+3 yakni plus Jepang, Korea dan Cina sepakat mengumpulkan dana sebesar US$ 1 miliar untuk menghadapi masalah dalam neraca pembayaran.Demikian hasil pertemuan antarnegara Asean di Laos yang disampaikan oleh Kepala Bapekki Depkeu Angito Abimanyu di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/4/2005)."Asean+3 menyediakan dana yang dikumpulkan, dan suatu negara bisa menggunakan 20 persen dari sekitar US$ 1 miliar selama krisis keuangan terjadi di negara tersebut," kata Anggito.Negara-nmegara Asean+3 nantinya akan melakukan pengawasan terhadap dana yang digunakan tersebut. "Semua negara memberikan dananya tetapi akan ekuivalen dengan jumlah yang diberikan. Yang paling banyak tau sendiri kan yang tiga itu karena kemampuan keuangan mereka," tukas Kepala Bapekki.Rencananya pengumpulan dana ini disebut dengan Multilateral Swap Arangement (MSA). Rencananya MSA akan diputuskan dalam sidang menteri-menteri keuangan Asean di Istambul Turki Mei mendatang melalui pertemuan AFMM+3 bersamaan dengan pertemuan ADB.Para menteri keuangan akan menetapkan kriteria-kriterianya seperti berapa iurannya, bagaimana caranya dan berapa kali iurannya.Sebelumnya pemerintah Indonesia juga pernah melakukan pengumpulan dana ini dengan negara Cina yang disebut Bilateral Swap Arangement (BSA).
(san/)











































