Disepakati Penerbitan Obligasi Tingkat Asean
Senin, 11 Apr 2005 18:22 WIB
Jakarta - Negara-negara Asean sepakat melakukan penerbitan obligasi di tingkat Asean sehingga market obligasi akan menjadi lebih luas. "Sekarang kan SUN itu domestik saja. Nanti kita bisa menerbitkan SUN dengan pasar Asean," kata Kepala Bapekki Anggito Abimanyu di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/4/2005).Hal yang positif dari penerbitan obligasi Asean adalah negara lain bisa membeli dalam uang yang sama. "Jadi ketika Indonesia menerbitkan dalam rupiah maka orang Malaysia bisa beli juga dengan mata uang ringgit. Jadi ada konversi," ujarnya. Namun mengenai penerbitan obligasi ini ada beberapa hal yang masih menjadi kendala diantaranya adalah perbedaan mengenai pajak termasuk masalah tenor pengaturannya."Tetapi sebagai suatu konsep ini sudah matang. Ini juga sangat bagus untuk Indonesia karena adanya pasar yang lebih luas," imbuh Anggito.Menyangkut pembatasan pembeli obligasi, Anggito Abimanyu menyatakan hal itu akan dibahas oleh tim teknis dari masing-masing negara. "Ada beberapa negara yang memberikan pengecualian untuk penerbitan obligasi misalnya Thailand membebaskan pajak bagi pembeli obligasi. Itu sudah ada keputusan menteri keuangannya, sementara di Indonesia ada pajaknya baik asing maupun domestik," kata Anggito.
(san/)











































