BI Dukung Inovasi Produk Keuangan Asal Tetap Prudent
Selasa, 12 Apr 2005 10:47 WIB
Jakarta - Bank Indonesia mendukung kerjasama perbankan dengan lembaga keuangan nonbank untuk mengisi gap pendanaan jangka panjang sepanjang dilakukan secara hati-hati (prudent).Hal ini disampaikan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dalam sambutan di acara Workshop on the Development of Non-Financial Institution in Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (12/4/2005)."Sepanjang produk-produk keuangan yang dihasilkan memenuhi aspek prudential, tidak membahayakan sistem keuangan serta marketable maka saya tekankan bahwa BI mendukung kolaborasi antara bank dan lembaga nonbank untuk kembangkan produk-produk keuangan yang inovatif," ujar Burhanuddin.Total aset yang dimiliki oleh lembaga keuangan nonbank seperti perusahaan asuransi, dana pensiun dan perusahaan keuangan lainnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan."Dalam kurun waktu 5-6 tahun terakhir volume dari initial public offering (IPO) di luar obligasi pemerintah meningkatkan tiga kali lipat. Perkembangan produk-produk keuangan adalah merupakan hasil dari sinergi antara perbankan dan nonbank," tegasnya.Dari interaksi antara perbankan dengan lembaga keuangan nonbank ini menurutnya akan menguntungkan bagi sistem keuangan. Pertama, akan membuka sumber-sumber modal baru. Kedua, pendanaan sumber-sumber pendanaan jangka panjang dalam bentuk obligasi dan saham akan menguntungkan portofolio keuangan.Ketiga, persaingan yang sehat antara perbankan dan lembaga keuangan nonbank akan mengarah pada penerapan good corporate governance (GCG), manajemen risiko, transparansi dan akuntabilitas. Keempat, nilai saham akan merefleskikan efisiensi dari passr modal menyangkut nilai suatu perusahaan. Kelima, dengan adanya kerjasama ini akan meningkatkan akses publik terhadap kondisi masing-masing perusahaan.
(san/)











































