"Utang itu enggak perlu ditakutkan lah, itu untuk instrumen mencapai tujuan kita. Tujuan negara Indonesia mencapai masyarakat yang adil dan makmur, sejahtera. Itu instrumen untuk mencapai tujuan," kata Direktur Strategi dan Portofolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Schneider Siahaan, di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2017).
Schneider menyebut utang tersebut untuk membiayai sektor produktif yang mendorong pertumbuhan ekonomi seperti membeli aset kemudian disewakan. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerimaan negara tidak cukup untuk mendanai belanja pemerintah yang terhitung agresif. Makanya dibutuhkan dana tambahan yang bersumber dari utang.
"Kalau diliat utang itu kan instrumen bukan tujuan. Pertanyaan saya lebih senang mana punya utang yang bisa dibayar, dan utang itu bisa menghasilkan penghasilan yang layak daripada kalian nggak punya utang, tapi hidupnya pas-pasan," ujarnya. (mkj/mkj)











































