Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad saat pertemuan tahunan industri jasa keuangan di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (13/1/2017).
"Berdasarkan survei di 2016 sudah mencapai 67,8% berdasarkan survei kita terakhir," jelas Muliaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, target inklusi keuangan sebesar 75% di 2019 diperkirakan bisa tercapai.
"Sehingga target indeks inklusi keuangan sebesar 75% di tahun 2019 seperti yang ditetapkan pemerintah dapat kita capai," tutur Muliaman.
Upaya peningkatan inklusi keuangan tentunya juga dibutuhkan kerja sama dari industri jasa keuangan. Industri jasa keuangan juga diharapkan terlibat aktif dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menyimpan uang di bank hingga berinvestasi.
"Program pendampingan ini tidak dapat berdiri sendiri dan tetap memerlukan keterlibatan industri jasa keuangan. Khususnya terkait program-program sosialisasi dan edukasi keuangan masyarakat di berbagai daerah," ujar Muliaman. (dna/dna)










































