Direktur Utama BRI, Asmawi Syam, menanggapi rencana OJK yang bakal dilakukan tahun ini. Menurut Asmawi, pemangkasan jarak capping bunga deposito dianggap wajar, asalkan layanan perbankan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan cara terbaik.
"Ini mekanisme pasar saja, sebenarnya BUKU III dan BUKU IV itu kan masyarakat melihatnya bahwa siapa yang memberikan layanan di servicenya saja," tutur Asmawi dalam acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan OJK di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Jumat malam (13/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kalau semua layanannya sama saja kan enggak usah dibeda-bedain," kata Asmawi.
Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon mengatakan, pihaknya tengah mengkaji besaran pemangkasan tersebut dan diharapkan selesai tahun ini. Pemangkasan jarak capping bunga deposito nantinya bisa berada di kisaran 10-20 bps.
"Ini masih kita pelajari dulu, tahun ini pasti. Nanti kemungkinan kita bisa kecilkan atau tidak, bisa 85, bisa 80, bisa 90," kata Nelson di Gedung OJK, Jakarta Pusat. (mkj/mkj)











































