Follow detikFinance
Selasa 07 Feb 2017, 10:42 WIB

Eximbank Jaring Dana Rp 78 Triliun di 2016

Danang Sugianto - detikFinance
Eximbank Jaring Dana Rp 78 Triliun di 2016 Foto: Ari Saputra
Jakarta - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatat telah mengumpulkan pendanaan dengan total outstanding Rp 78,4 triliun. Pendanaan tersebut berasal dari penerbitan obligasi maupun pinjaman.

Direktur Pelaksana III Indonesia Eximbank Raharjo Adisusanto menjelaskan, dari total outstanding pembiayaan tersebut Rp 39,9 triliun berasalh dari obligasi, sementara sisanya atau Rp 38,5 triliun berasal dari pinjaman.

"Dengan total outstanding itu kami berhasil me-leverage 7,33 kali modal yang disetor pemerintah," tuturnya dalam acara Investor Gathering Indonesia EximBank di Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Raharjo menjabarkan, untuk total penerbitan obligasi terdiri dari Rp 32,67 triliun merupakan surat berharga dalam bentuk rupiah dan Rp 7,2 triliun berbentuk surat berharga valuta asing.

"Indonesia Eximbank sudah masuk obligasi Rupiah sejak 2010 secara berkesinambungan. Dalam 6 tahun terakhir kami tercatat sebagai penerbit obligasi rupiah terbesar. Rp 32,7 triliun itu 11% dari total outstanding," imbuhnya.

Untuk 2017, Indonesia Eximbank berencana akan menerbitkan surat berharga sebesat Rp 14 triliun dalam bentuk rupiah dan US$ 500 juta dalam bentuk valas.

Sementara penjaminan yang yang dilakukan Indonesia Eximbank sepanjang 2016 mencapai Rp 8,13 triliun dan asuransi ekspor sebesar Rp 9,43 triliun. Tahun ini pihaknya menargetkan keduanya naik 7,9%.

Sekadar tahu, total aset Indonesia Eximbank pada 2016 mencapai Rp 99,01 triliun atau naik 16,51% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 84,97 triliun. Sementara pembiayaan yang disalurkan di 2016 mencapai Rp 88,48 triliun atau naik 18,2% dari 2015 sebesar Rp 74,83 triliun.

Hari ini Indonesia Eximbank menggelat Investor Gathering 2017 dengan tema 'Investasi dalam Membangun Negeri Melalui Pembiayaan Ekspor Nasional'. Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Sonny Loho.

Berdayakan UKM Berorientasi Ekspor

Eximbank menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 102,6 triliun tahun ini. Angka itu meningkat jika dibandingkan dengan total pembiayaan di 2016 yang mencapai Rp 88,48 triliun.

Pelaksana Tugas Sementara (Plt) Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Susiwijono Moegiarso menjelaskan, dari total target penyaluran pembiayaan tersebut 10% atau 10,2 triliun akan disalurkan kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berorientasi ekspor.

"Strategi kami di 2017 meningkatkan fokus ke beberapa sektor dan komoditas unggulan pemerintah, penetrasi ke pasar baru, memberdayakan UKM berorientasi ekspor dan penugasan khusus dengan BUMN strategis," tuturnya dalam acara Investor Gathering Indonesia EximBank di Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Sementara tercatat Indonesia Eximbank juga telah memberikan pinjaman dan asuransi pada 2016 dengan nilai outstanding masing-masing sebesar Rp 8,13 triliun dan Rp 9,43 triliun. Tahun ini ditargetkan keduanya akan naik 7,9%. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed