Angka tersebut lebih tinggi dari realisasi pertumbuhan kredit di 2016 sebesar 7,87% dan DPK di 2016 sebesar 9,6%.
"Kalau pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga pada tahun 2017 diperkirakan lebih baik, masing-masing 10-12% untuk kredit dan 9-11% untuk dana pihak ketiga," jelas Gubernur BI Agus Martowardojo dalam jumpa pers di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kondisi yang baik dan tentu bagi para eksportir kesempatan dan ini kita harapkan ciptakan demand terhadap kredit yang baik," kata Agus
Selanjutnya, rasio kredit bermasalah alias Non Performing Loan (NPL) pada tahun ini diperkirakan berada di kisaran 3,1% gross dan netto 1,5%.
"Antisipasi NPL masih ada di kisaran 3,1% dan kredit bermasalah netto 1,5%," ujar Agus. (mkj/mkj)











































