Follow detikFinance
Senin 20 Feb 2017, 18:45 WIB

2016 CIMB Niaga Cetak Laba Rp 2 T, Naik 300% Lebih

Yulida Medistiara - detikFinance
2016 CIMB Niaga Cetak Laba Rp 2 T, Naik 300% Lebih Foto: dok. CIMB Niaga
Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) hari ini melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (audited) sebesar Rp 2,08 triliun pada periode yang berakhir 31 Desember 2016, naik sebesar 386,4% secara year on year (yoy), dan menghasilkan earnings per share sebesar Rp 82,83.

Pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) yang meningkat 6,2%.

Selain itu ada juga peningkatan dari pendapatan non bunga atau Non-Interest Income (NoII), terutama didorong oleh membaiknya usaha di treasury dan pasar modal maupun pendapatan dari bancassurance. Serta, penurunan pada biaya pencadangan sebesar 7,2% yoy.

"Kami senang dengan capaian kinerja pada 2016 yang diperoleh di tengah lingkungan usaha yang menantang. Kami secara konsisten mampu mencatatkan pendapatan yang positif dan meningkat sebagaimana terlihat dari kenaikan NII dan NoII," kata Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan dalam keterangan tertulis, Senin (20/2/2017).

Cost to income ratio membaik berada di bawah level 49%, didukung oleh pengetatan biaya operasional dan peningkatan produktivitas.

"Kami telah menyeimbangkan neraca keuangan dan mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk mengoptimalkan permodalan. Kualitas aset diprediksi akan mengalami perbaikan sejalan dengan kondisi perekonomian Indonesia sepanjang tahun ke depan," tandas dia.

Dengan total aset mencapai Rp 241,57 triliun per 31 Desember 2016, naik sebesar 1,1% secara yoy, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. Jumlah kredit bruto yang disalurkan tumbuh 1,6% yoy mencapai Rp180,16 triliun per 31 Desember 2016.

Dari total penyaluran kredit tersebut, kredit konsumer tercatat sebesar Rp51,42 triliun (29%), dan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp34,51 triliun (19%) yang keduanya mencerminkan kontribusi 48% dari total kredit.

Adapun sisanya berasal dari wholesale banking, yang terdiri dari kredit korporasi sebesar Rp61,01 triliun (34%) serta kredit komersial sebesar Rp33,22 triliun (18%).

"Kami menawarkan bunga KPR sebesar 7,5% untuk fixed tiga tahun dalam rangka menyambut Tahun Baru China (Imlek). Sejalan dengan langkah pemerintah untuk terus menurunkan suku bunga kredit satu digit, hasil penghematannya akan kami berikan kepada nasabah," tambah Tigor.

Total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp180,57 triliun, meningkat 1,1% yoy per 31 Desember 2016. Capaian ini didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 9,9%, menghasilkan kenaikan rasio CASA sebesar 403 basis point (bps) yoy menjadi 50,84%.

Loan to Deposit Ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat sebesar 98,38% per akhir Desember 2016, dibandingkan posisi 97,98% pada periode yang sama tahun lalu.

Per 31 Desember 2016, 94% dari total transaksi nasabah Perbankan Konsumer telah dilakukan melalui layanan digital banking seperti CIMB Clicks, Go Mobile, ATM, dan Rekening Ponsel.

Terutama, diakibatkan meningkatnya jumlah nasabah yang memanfaatkan produk dan layanan digital secara umum jumlah pengguna CIMB Clicks tumbuh 22% y-o-y mencapai 1,22 juta pengguna.

Selain itu Pengguna Go Mobile naik 34% y-o-y menjadi 1,35 juta pengguna, dan jumlah pengguna Rekening Ponsel meningkat 57% yoy menjadi 2,16 juta pengguna per akhir Desember 2016.

Capital Adequacy Ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 17,96% per 31 Desember 2016, meningkat 168 bps y-o-y dari periode yang sama tahun lalu.

"Ke depan, kami akan fokus meningkatkan CASA, sekaligus mengelola struktur biaya dan meningkatkan produktivitas. Penekanan pada bisnis Consumer dan SME menjadi kunci utama dalam strategi pertumbuhan kami," kata dia.

"Di 2017, kami akan terus memperkuat jaringan digital dan memperluas basis nasabah, sejalan dengan tujuan kami menjadi bank digital terdepan di Indonesia. Kondisi ekonomi Indonesia yang membaik bersamaan dengan posisi permodalan CIMB Niaga yang solid menegaskan prospek positif bisnis bank untuk jangka menengah dan panjang," tambah Tigor. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed