Marak Digital Banking, Perlukah Kantor Cabang?

Marak Digital Banking, Perlukah Kantor Cabang?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 22 Feb 2017 18:53 WIB
Marak Digital Banking, Perlukah Kantor Cabang?
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Transaksi perbankan digital alias digital banking dengan memanfaatkan teknologi informasi kian masif. Lewat teknologi ini, nasabah tidak perlu ke kantor cabang bank untuk melakukan transaksi keuangan.

Layanan digital banking pun memberikan kemudahan dan memangkas waktu dalam melakukan transaksi perbankan. Apakah hadirnya digital banking akan membuat kantor cabang bank berguguran?

"BNI menganut konsep hybrid, jadi konvensional dan digital berjalan beriringan," jelas SEVP Digital Banking BNI Dadang Setiabudi dalam peluncuran BNI Digination di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dadang juga tidak menampik jika ke depan kebutuhan akan kantor cabang secara fisik perlahan berkurang. Hal ini seiring dengan semakin mudahnya transaksi perbankan lewat digital banking.

"Terjadi shifting dari konvensional ke digital. BNI enggak akan hilangkan konsep konvensional," ujar Dadang.

Direktur Perencanaan dan Operasional BNI, Bob T Ananta, menambahkan, perkembangan digital banking mengikuti kesiapan dari nasabah iti sendiri. Jika nasabah belum siap memanfaatkan digital banking, maka perkembangannya juga tidak akan berjalan cepat.

"Digital banking perkembangannya sebetulnya akan juga sesuai perkembangan komunitas di satu society. Ada satu negara Switzerland menuju digital banking tapi perubahan attitude masyarakat tidak secepat bank itu berubah," kata Bob. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads