Pertama, BI mewaspadai kondisi ekonomi Yunani yang belum sepenuhnya pulih pasca krisis keuangan beberapa tahun lalu.
"Kita intinya menganggap kondisi Eropa perlu diperhatikan, pertama adalah ternyata penyehatan ekonomi Yunani tidak seperti yang diharapkan. Mungkin lembaga internasional seperti IMF juga perlu memperhatikan karena ada kewajiban-kewajiban yang terkait," jelas Gubernur BI Agus Martowardojo di GOR Popki Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prancis, Jerman, Italia yang semuanya masuk periode pemilihan presiden dan cukup banyak arah kepada proteksionis ataupun cenderung ke ekstrim kanan. Sehingga perlu kita waspadai karena yang dikhawatirkan kalau mereka melakukan proteksionisme itu bisa mengurangi komitmen dengan Eropa," tutur Agus.
Selain itu, Amerika Serikat (AS) juga masih menjadi pertimbangan BI seiring masih belum pastinya arah kebijakan Presiden Donald Trump.
"Ada kemungkinan dia ingin melakukan deregulasi aturan pemerintah dan juga kegiatan perdagangannya yang sangat perlu diwaspadai," tutup Agus. (mkj/mkj)











































