BI Proyeksi Inflasi Maret Bakal Lebih Rendah dari 0,23%

BI Proyeksi Inflasi Maret Bakal Lebih Rendah dari 0,23%

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Selasa, 07 Mar 2017 20:28 WIB
BI Proyeksi Inflasi Maret Bakal Lebih Rendah dari 0,23%
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Inflasi Maret 2017 diproyeksi bisa lebih rendah dibandingkan Februari yang mencapai 0,23%. Ini sama seperti yang terjadi pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

"Update pekan pertama secara angka belum ada tapi kalau trennya kemungkinan bisa menurun di bulan Maret," kata Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo saat ditemui di Kantor BI, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Hal ini kata dia, didorong oleh data ekonomi Indonesia yang secara makro menunjukkan angka yang positif, seperti indikator harga komoditas global yang naik. Hal ini kata dia berpengaruh kepada banyak negara eksportir Sumber Daya Alam, termasuk Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga komoditas yang membaik, dipercaya membuat ekonomi tumbuh dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski adanya kenaikan harga administered price atau yang diatur pemerintah tak dapat terelakkan.

"Artinya dari sisi kegiatan ekonomi, terutama yang spasial di daerah, yang eksportir coal, CPO, itu improve. Data-data konsumsi juga membaik. Itu indikator yang positif untuk ekonomi kita," tutur Dody.

"Kita masih melihat semua data makro kita paling tidak sampai bulan ini masih bagus. Inflasi dari sisi administered price karena TTL itu tidak terhindarkan. Tapi tidak pengaruhi konsumsi," pungkasnya. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads