Demikian yang diungkapkan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman A Arianto di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (14/3/2017).
"Jadi kurang lebih antara Rp 2,5 triliun sampai Rp 4 trilun yang kita siapkan untuk melakukan kegiatan anorganik (kebutuhan selain bisnis) kita," ungkap Sulaiman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Termasuk, dan fokus kita lebih kepada penguatan modal untuk anak perusahaan," kata dia.
Sementara untuk rasio kecukupan modal inti atau CAR, Sulaiman mengatakan Bank mandiri mencatat setelah pembayaran dividen diperkirakan menjadi 19,5%, dari sebelumnya di atas 21%. (mkj/mkj)











































