Demikian diungkapkan Wakil Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam jumpa pers di Kantor Pusat BRI, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2017).
"NPL kami 2,13%, industri di atas 3%. Kami yakin masih baik," kata Sunarso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan kami tetap harus antisipasi karena situasinya masih butuh kewaspadaan tinggi terhadap kualitas aset produktif," tutur Sunarso.
Dalam RUPS kali ini juga disampaikan bahwa total aset perseroan per 31 Desember 2016 meningkat 14,25% year on year (yoy) menjadi Rp 1.003,64 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan kredit yang tumbuh 14,17% mencapai Rp 663,42 triliun. (hns/hns)











































